Blog

Ingin menghubungi lebih lanjut? Dengan senang hati kami mendengarkan Anda. Berikut cara untuk menghubungi kami

Source Image By ambrokerindonesia.id

Biasanya, anda akan mencari petunjuk untuk mengambil keputusan dengan menggunakan indikator dan price action. Adapun salah satu sinyal trading yang paling berguna yang menggabungkan analisis price action dengan penggunaan indikator adalah sinyal Divergence, dan itulah yang akan kita bahas pada artikel ini.


Bullish Divergence vs Bearish Divergence

Bullish Divergence pada dasarnya adalah kebalikan dari sinyal Bearish Divergence. Meskipun strategi ini mudah digunakan dan informasinya umum, Oscillator Trading cenderung agak disalahpahami dalam industri trading forex, hingga banyak dari trader menganggap adanya hubungan yang dekat antara indikator forex berjenis ini dengan momentum. Meski demikian, pada tingkat yang paling mendasar, momentum sebenarnya merupakan sarana untuk menilai tingkat relatif dari kerakusan atau ketakutan di pasar pada titik waktu tertentu.


Oscillator sangat berguna dan dapat mengeluarkan sinyal trading yang paling valid ketika menunjukkan adanya perbedaan dengan harga. Bullish Divergence terjadi ketika harga turun ke level terendah baru, sementara Oscillator gagal mencapai level terendah yang baru. Situasi ini menunjukkan bahwa tren bearish kehilangan kekuatan, dan tren bullish bersiap untuk kembali mengendalikan pasar – Bullish Divergence seringkali menandai akhir dari tren turun.


Bearish Divergence mengindikasikan potensi turun ketika harga naik ke level tertinggi baru, sementara Oscillator gagal untuk mencapai level tertinggi baru. Dalam situasi ini, tren bullish kehilangan kekuatannya di pasar forex, harga naik hanya karena inersia, dan tren bearish siap untuk mengambil alih kendali.


Anda dapat menguji sinyal trading dari Bullish Divergence dan Bearish Divergence dengan membuat sebuah Expert Advisor menggunakan Robo-Advisor 007 (Uji Coba GRATIS 14 Hari).


Tingkatan Divergence Trading

Divergence, baik yang bersifat bullish atau bearish, telah diklasifikasikan berdasarkan tingkat kekuatannya. Divergence yang paling kuat adalah Divergence Tingkat A; yang tidak terlalu kuat adalah Divergence Tingkat B; dan Divergence yang paling lemah adalah Divergence Tingkat C. Peluang trading terbaik ditunjukkan oleh Divergence Tingkat A, sementara Divergence Tingkat B dan C menunjukkan adanya fluktuasi price action dan umumnya harus diabaikan.


Trading Bearish Divergence Tingkat A terjadi ketika harga naik ke posisi tertinggi yang baru, namun Oscillator hanya dapat mencapai posisi tertinggi yang lebih rendah dari yang ditunjukkan reli sebelumnya. Bearish Divergence Tingkat A seringkali menandakan sebuah pembalikan yang tajam dan signifikan menuju tren turun. Sementara Bullish Divergence Tingkat A terjadi ketika harga mencapai titik terendah baru, namun Oscillator mencapai titik terendah yang lebih tinggi dari yang dicapai selama tren turun sebelumnya. Bullish Divergence Tingkat A seringkali merupakan sinyal terbaik yang menandakan akan terjadinya kenaikan tajam.


Trading Bearish Divergence Tingkat B digambarkan oleh harga yang membentuk Double Top, di mana Oscillator mencapai tertinggi top kedua yang lebih rendah. Bullish Divergence Tingkat B terjadi ketika harga membentuk Double Bottom, di mana Oscillator mencapai bottom kedua yang lebih tinggi.


Trading Bearish Divergence Tingkat C terjadi ketika harga naik ke level tertinggi yang baru, namun indikator berhenti pada level yang sama dengan yang dicapai selama reli sebelumnya. Trading Bearish Divergence Tingkat C terjadi ketika harga turun ke level terendah baru, sementara indikator membentuk Double Bottom. Bearish Divergence Tingkat C merupakan indikasi dari pasar yang stagnan – yakni ketika tren bullish dan bearish tidak menjadi kuat ataupun tidak menjadi lemah.


Contoh Bullish Divergence dan Bearish Divergence

Dengan Divergence, trader dapat mengidentifikasi titik yang cenderung tepat di mana momentum pasar diperkirakan berubah arah. Namun selain saat yang tepat tersebut, anda juga harus memastikan kecepatan di mana anda harus mendekati potensi perubahan momentum. Tren pasar dapat lebih cepat, lebih lambat atau bertahan dengan kecepatan yang stabil. Indikator utama yang dapat anda gunakan untuk memastikan kecepatan ini adalah:


Stochastic Oscillator

Indikator MACD

Indikator RSI

 

Stochastic Divergence 

Momentum Oscillator biasanya bergerak ke arah yang sama dengan harga. Namun, karena Momentum Oscillator tidak hanya mengukur arah perubahan harga, namun juga tingkat perubahan harga, arahnya akan meyimpang dari arah harga aset tersebut jika laju perubahan harganya melambat. Dengan kata lain, ketika harga bergerak lebih tinggi atau lebih rendah, begitu pola Oscillator. Namun, ketika kecepatan tren tersebut melambat, arah Momentum Oscillator akan mulai menyimpang dari harga. Stochastic Divergence dapat menjadi indikator utama yang berguna untuk mengidentifikasi kemungkinan pembalikan tren. Sebagai contoh, momentum yang melambat, sebagaimana tercermin dalam Divergence, menunjukkan kemungkinan akan terjadinya pembalikan tren.


Berikut ini beberapa penjelasan tentang Bullish Divergence:


Garis A dan A1: Ini adalah contoh tentang bagaimana Oscillator biasanya bergerak ke arah yang sama dengan harga, dalam hal ini mencerminkan momentum penurunan yang sama.


Garis A dan A2: Meskipun USDCAD bergerak turun, garis A2 menunjukkan bagaimana Stochastic Oscillator mengindikasikan akan terjadi pembalikan, karena terdapat peningkatan momentum bullish (atau memudarnya momentum bearish). Dengan kata lain, harga selama periode yang digunakan baru-baru ini bergerak naik, dan karenanya tren naik dalam Stochastic memperkirakan akan terjadi tren naik.


Garis B dan B2: Sekali lagi, sementara USDCAD bergerak naik, momentum gerakan selama periode yang digunakan melemah; karenanya, sementara pasangan mata uang tersebut terus bergerak naik, Stochastic menunjukkan sebuah tren turun, dan memperkirakan akan terjadi pembalikan.


RSI Divergence

Divergence memberikan sinyal potensi pembalikan karena momentum arahnya tidak mengkonfirmasi harga. Sebuah Bullish Divergence terjadi ketika harga suatu aset membentuk lower low dan RSI membentuk higher low. RSI tidak mengkonfirmasi lower low, dan ini menunjukkan adanya penguatan momentum. Bearish Divergence terbentuk ketika harga suatu aset membentuk higher high dan RSI membentuk lower high. RSI tidak mengkonfirmasi level tertinggi yang baru ini, dan ini menunjukkan bahwa momentumnya melemah. Grafik di bawah ini akan menunjukkan Bearish RSI Divergence pada Agustus-Oktober. Saham bergerak ke ke level tertinggi baru pada September-Oktober, namun RSI membentuk lower high yang mengindikasikan Bearish Divergence. Lalu berikutnya pada pertengahan Oktober mengkonfirmasi pelemahan momentum.


Bullish Divergence terbentuk pada Januari-Maret. Bullish Divergence terbentuk di mana eBay bergerak lebih rendah pada Maret, dan RSI bertahan di atas level terendah sebelumnya. RSI mencerminkan momentum penurunan yang lebih sedikit selama Februari-Maret. Breakout yang terjadi pada pertengah Maret mengkonfirmasi peningkatan momentum. Divergence cenderung lebih kuat ketika terbentuk setelah mengalami overbought (jenuh beli) atau oversold (jenuh jual).


Sebelum menjadi terlalu bersemangat terhadap Divergence yang merupakan sinyal trading yang baik, perlu anda catat bahwa Divergence Forex dapat menjadi tidak berguna dalam sebuah tren yang kuat. Tren naik yang kuat dapat menunjukkan banyak Bearish Divergence hingga sebelum puncak tertinggi benar-benar tercapai. Sebaliknya, Bullish Divergence dapat muncul dalam tren turun yang kuat – namun tren turun berlanjut. Grafik di bawah ini menunjukkan Indeks Saham S&P 500 dengan tiga bearish divergence dan tren naik yang berkelanjutan. Bearish divergence ini mungkin tampak telah mengindikasikan pelemahan tren dalam jangka pendek, namun jelas di sana bahwa tidak ada terjadi sebuah pembalikan tren utama.


MACD Divergence

Divergence terbentuk ketika MACD menyimpang dari pergerakan harga suatu aset. Bullish Divergence terbentuk ketika harga mencatatkan lower low dan MACD membentuk higher low. Lower low yang terbentuk dalam harga menegaskan tren turun saat ini, tetapi higher low pada MACD menunjukkan momentum turun yang sedikit. Meskipun turun, momentum penurunannya masih melampaui momentum naik selama MACD tetap berada di wilayah negatif. Melambatnya momentum penurunan terkadang juga dapat menandakan pembalikan tren atau reli yang cukup besar.


Bearish Divergence terbentuk ketika harga suatu aset membentuk higher high, dan garis MACD membentuk lower high. Higher high pada harga suatu aset adalah normal ketika tren naik, namun lower high dalam MACD mengindikasikan adanya penurunan momentum kenaikan. Meskipun momentum naik mungkin lebih sedikit, momentum naiknya masih melebihi momentum penurunan selama MACD positif. Pergerakan momentum naik terkadang bisa memberikan tanda adanya pembalikan tren atau penurunan yang cukup besar.


Divergence Forex harus dilakukan secara hati-hati. Bearish Divergence adalah hal biasa dalam tren naik yang kuat, sementara Bullish Divergence sering terjadi dalam tren turun yang kuat. Ya, anda membacanya dengan benar. Tren naik sering dimulai dengan kenaikan yang kuat, yang menghasilkan lonjakan momentum naik (MACD). Meskipun tren naik berlanjut, kecepatannya lebih lambat sehingga menyebabkan MACD turun dari level tertinggi. Momentum naik mungkin tidak sekuat, tetapi akan terus melebihi momentum penurunan selama garis MACD berada di atas nol. Kebalikannya terjadi pada awal tren turun yang kuat.


Memahami Divergence trading adalah penting. Namun jika anda membutuhkan bantuan, platform MetaTrader 5 AM Broker menawarkan toolkit Oscillator dan trainer kami juga dapat memberikan anda panduan yang tepat. Mulai bermain dengan akun demo forex, dan perhatikan bagaimana Divergence Stochastic, Divergence RSI, dan Divergence MACD dapat menghasilkan uang banyak untuk anda.


Anda dapat menguji sinyal trading Bearish Divergence dan Bullish Divergence dengan membuat sebuah EA Forex menggunakan Expert Advisor Generator yang kami sediakan (Uji Coba GRATIS 14 Hari).


>> Mari Kita Mulai


Terhubung dengan manajer yang sukses atau anda menjadi salah satunya - Platform Copy Trade Terbaik.


Hasilkan hingga $2000 per klien atau bagi hasil hingga 50% - Bermitra dengan AM Broker

Kategori :  Education