Blog

Ingin menghubungi lebih lanjut? Dengan senang hati kami mendengarkan Anda. Berikut cara untuk menghubungi kami

Source Image By ambrokerindonesia.id

Pada beberapa titik selama trading, anda akan memutuskan bahwa ini adalah waktunya untuk mengambil keuntungan, atau jika tren berbalik, untuk memangkas kerugian selagi jumlahnya kecil. Untuk melakukan ini, anda harus menggunakan salah satu posisi exit order. Artikel ini akan menjelaskan tentang cara untuk melindungi dan memaksimalkan keuntungan dengan menggunakan stop loss order.


Exit Order: Cara untuk Menutup Posisi

Perbedaan utama di antara keduanya adalah apakah anda akan menutup posisi trading yang rugi demi memangkas kerugian atau menutup posisi yang untung untuk mengambil keuntungan.


Apa itu Trailing Stop Loss

Sesuai dengan namanya, Stop Loss adalah pending order yang secara otomatis akan menutup posisi anda dengan tujuan untuk mencegah kerugian semakin membengkak melebihi jumlah maksimum yang telah anda tentukan sebelumnya. Jumlah maksimum dalam hal ini dapat ditentukan oleh:


Pertimbangan Manajemen Risiko: Harga yang berhasil menembus Support dari beberapa jenis (yang ada seperti yang akan kita lihat nanti) atau indikasi lainnya yang menunjukkan bahwa anda telah salah memperkirakan pergerakan harga.

Pertimbangan Money Management: Anda tidak ingin mengalami kerugian lebih dari 1 hingga 3 persen dari jumlah modal yang ada di akun anda, dan pada posisi apa pun.

 

Ada dua jenis dasar dari Stop Loss Order:


Fixed atau Simple Stop Loss: Sesuai namanya, order ini akan secara otomatis tereksekusi ketika sejumlah kerugian yang telah ditentukan tercapai, atau jika pergerakan harga di pasar berhasil menembusnya, sehingga sejumlah kerugian tersebut tercapai. Setiap platform trading forex yang baik seperti MetaTrader 5 – MT5 akan memungkinkan anda untuk menentukan jumlah kerugian berdasarkan jumlah pip, jumlah dana, atau persentase kerugian dari harga entry anda.

Trailing Stop Loss: Sesuai namanya, Trailing Stop adalah Stop Loss Order yang mengikuti pergerakan harga ketika harga bergerak lebih jauh sesuai keinginan anda, dan akan secara otomatis menutup posisi anda setelah harga dari suatu pasangan mata uang bergerak berlawanan dengan posisi yang anda buka berdasarkan jumlah pip, jumlah dana, atau persentase perubahan harga yang tetap. Dengan demikian, Trailing Stop Loss tidak hanya membatasi kerugian, namun juga dapat mengunci keuntungan posisi trading anda yang untung ketika harga mulai berlawanan dengan posisi yang anda buka, atau dari apa yang anda yakini sebagai pergerakan harga yang secara normal bergerak acak atau “market noise”.

Stop Loss Order merupakan bagian kunci dari manajemen risiko. Kita dapat memasukan Stop Loss Order terlebih dahulu, dan sistem trading kita akan secara otomatis memangkas kerugian yang kita alami. Ini dapat membantu anda untuk menjaga emosi yang muncul saat trading forex.


Untuk ukuran posisi dan leverage tertentu, anda dapat membatasi jumlah kerugian maksimal per transaksi melalui pengaturan Stop Loss. Aturan Stop Loss berikut ini mengasumsikan anda memasuki Support yang kuat karena jika anda tidak, anda seharusnya tidak mempertimbangkan untuk membuka posisi. Jika posisi tersebut bergerak berlawanan, Support terdekat cepat ditembus, dan anda memiliki memiliki sinyal untuk menutup posisi sebelum kerugian yang kecil menjadi lebih besar.


Lanjutkan membaca atau mulai bermain di akun demo forex bebas risiko, dan perhatikan apa itu Trailing Stop dan cara untuk menggunakannya secara langsung.


Di Mana Menempatkan Stop Loss: Dua Kriteria

Saat anda menentukan Stop Loss Order, anda selalu menemukan sebuah keseimbangan antara dua kriteria yang bertentangan:


Harga Stop Loss ditempatkan cukup dekat dengan titik entry, sehingga jika itu tercapai, kerugian yang dialami tidak melebihi 1 hingga 3 persen dari modal akun anda, seperti yang telah disebutkan sebelumnya.

Ditempatkan cukup jauh dari titik entry anda, dan tingkat Support yang memungkinkan sehingga tidak terkena pergerakan harga yang secara normal bergerak acak dan menutup posisi anda sebelum harga memiliki waktu untuk bergerak sesuai dengan keinginan anda. Sebaliknya, Stop Loss dalam hal ini hanya akan tercapai jika terjadi pergerakan harga yang cukup besar, yang menunjukkan bahwa anda memang salah dan salah mengetimasikan kekuatan dari zona Support yang ada, sehingga kemungkinan kerugian saat ini lebih memungkinkan daripada yang anda duga. Inilah waktunya untuk menutup posisi sebelum kerugian yang kecil yang masih terjangkau menjadi lebih besar. Ada berbagai cara untuk menentukan pergerakan harga yang normal atau memperkirakan rata-rata pergerakan selama periode tertentu. Beberapa trader mungkin akan menggunakan beberapa cara manual seperti menentukan rata-rata panjang Candlestick selama periode tertentu. Atau mungkin beberapa juga akan menggunakan persentase dari range seperti menggunakan Indikator Average True Range (ATR). Volatilitas harga bervariasi sesuai dengan kondisi pasar, dan timeframes ketika menentukan jarak dari titik entry ke stop loss.

Dilihat dari perspektif yang lain, menentukan Stop Loss berarti menentukan keseimbangan antara:


Kerugian tidak sering, namun jumlahnya besar: Semakin jauh Stop Loss dari titik entry anda, maka semakin besar kerugian dibandingkan keuntungannya. Namun, anda akan memiliki lebih sedikit peluang harga terkena Stop Loss sebelum harga mulai bergerak sesuai dengan keinginan anda (Stopped Out). Keuntungan utama dari pendekatan ini adalah persentase keuntungan yang lebih tinggi (yang mungkin anda butuhkan untuk meningkatkan), setidaknya ketika anda memperkirakan pergerakan harga lebih awal dengan benar. Namun kerugian utamanya adalah bahwa anda memiliki risiko terkena kerugian yang besar, dan keuntungan yang lebih kecil dibandingkan pendekatan berikut ketika menentukan Stop Loss.

Kerugian lebih sering namun jumlahnya lebih kecil: Semakin dekat Stop Loss anda ke titik entry, maka semakin kecil jumlah kerugian dibandingkan keuntungannya. Namun, anda akan memiliki lebih banyak kerugian karena “stopped out” pada posisi yang mungkin sebenarnya menguntungkan, ini karena Stop Loss anda akan lebih sering tercapai sebelum harga memiliki waktu untuk bergerak sesuai keinginan anda.

 

Cara Menggunakan Trailing Stop untuk Melindungi dan Memaksimalkan Keuntungan

Meskipun rencana awal anda adalah untuk keluar dari sekitar Resistance yang memungkinkan, ingatlah bahwa anda memiliki opsi untuk menggunakan Trailing Stop.


Tidak seperti Stop Loss tetap, gunakan Trailing Stop Loss sebisa mungkin karena dapat memberikan anda yang terbaik dari kedua dunia, melindungi dari Stop Loss reguler tanpa batasan titik keluar yang tetap. Hingga harga mengalami retrace dan mencapai batas trailing, posisi tersebut akan terbuka mengikuti tren yang anda buka. Setelah Trailing Stop berada di atas titik entry anda, satu-satunya pertanyaan adalah seberapa banyak anda akan mendapatkan keuntungan. Sebagai bagian dari upaya kami untuk mempertahankan risk-reward yang tinggi, kami mencoba untuk mendapatkan risk reward 1:3 yang lebih baik dari yang kami mampu. Dengan menggunakan Trailing Stop, hal ini memungkinkan kami untuk mendapatkan keuntungan ekstra tersebut. Keuntungan yang besar ini dapat membantu untuk mengkompensasi kerugian trading dan untuk keuntungan di mana anda dipaksa untuk menutup posisi dengan jumlah keuntungan yang kecil demi menghindari kerugian.


Tidak selalu praktis untuk menggunakan Trailing Stop ketika anda memulai trading. Dalam kasus ini, anda cukup mengubah menu Stop Loss ke Trailing Stop Loss ketika transaksi yang anda buka telah bergerak beberapa pip yang menguntungkan, sehingga minimal kerugian anda akan lebih kecil dari Stop Loss tetap awal anda.


ATR Trailing Stop Loss

ATR umumnya digunakan sebagai Trailing Stop Loss. Pada saat trading, lihat nilai ATR saat ini. Tempatkan Stop Loss dengan kelipatan ATR saat ini. Dua adalah kelipatan yang umum, yang artinya adalah anda menempatkan Stop Loss 2 x ATR di bawah harga entry jika membeli, atau 2 x ATR di atas harga entry jika menjual.


Stop Loss hanya bergerak untuk mengurangi risiko atau mengunci keuntungan. Jika membeli, dan harga bergerak dengan baik, terus pindahkan Stop Loss ke 2x ATR di bawah harga. Stop Loss hanya akan bergerak ke atas, bukan ke bawah. Setelah berpindah ke atas, Stop Loss akan tetap di sana hingga harga kembali bergerak naik, atau transaksi tersebut ditutup karena harga turun mencapai level Trailing Stop Loss. Proses yang sama bekerja juga untuk transaksi jual. Yang artinya adalah bahwa Stop Loss hanya akan berpindah ke bawah.


Misalnya, transaksi beli dibuka di $10, dan ATR adalah 0.10. Tempatkan Stop Loss di $9.80. Harga naik menjadi $10.20 dan ATR tetap di 0.10. Stop Loss saat ini akan berpindah ke $10, yaitu 2x ATR di bawah harga saat ini. Ketika harga bergerak hingga $10.50, Stop Loss akan bergerak hingga $10.30, mengunci setidaknya $0.30 keuntungan pada transaksi tersebut.


Lebih Banyak Modal Memungkinkan Kerugian yang Lebih Besar

Akun dengan jumlah modal yang lebih besar berarti:


Anda dapat menempatkan Stop Loss yang cukup lebar untuk menghindari “Stop Out” sebelum waktunya, namun risikonya masih berkisar antara 1 hingga 3 persen dari modal anda, karena anda memiliki modal yang lebih banyak untuk mengambil risiko. Ini berarti ada lebih banyak transaksi yang tersedia untuk dibuka yang memiliki titik entry yang keduanya cukup dengan Support yang kuat serta hanya memiliki risiko sekitar 1 hingga 3 persen dari modal anda.

Anda dapat menetapkan Stop Loss yang lebih lebar yang diperlukan untuk mengikuti tren jangka panjang yang lebih stabil dengan posisi jangka panjang. Seperti disebutkan sebelumnya, pasar forex menghasilkan banyak tren jangka panjang yang stabil. Namun, semakin lama anda membuka posisi, semakin besar perubahan harga normal dan semakin jauh Stop Loss harus ditempatkan dari titik entry anda. Misalnya, suatu pasangan mata uang mungkin memiliki perubahan rata-rata perubahan harga harian sebesar 50 poin, namun rata-rata perubahan harga mingguan atau bulanan bisa berkali-kali lebih besar. Akun dengan jumlah modal yang lebih besar memungkinkan anda untuk menempatkan Stop Loss tersebut cukup jauh dari titik entry anda (tentu saja, di dekat Support yang kuat) untuk mengikuti fluktuasi jangka pendek yang lebih lebar dalam tren jangka panjang yang lebih dapat diprediksi. Singkatnya, akun dengan jumlah modal yang lebih besar memungkinkan anda untuk memiliki pilihan transaksi yang lebih luas dalam jangka waktu berapa pun, dan juga menawarkan lebih banyak peluang untuk mengikuti tren yang paling stabil, dapat diprediksi, dan lebih aman yang menjadi dasar trading berisiko rendah.

 

Tidak mengejutkan, sebuah penelitian menunjukkan bahwa ukuran akun dengan jumlah minimum tertentu dapat meningkatkan peluang anda untuk mendapatkan keuntungan.


Stop Loss dan Trailing Stop Adalah

Karena level S/R terjadi pada area atau zona dibandingkan pada titik yang tepat, memilih titik entry, keluar, dan Stop Loss bisa menjadi stres karena anda tidak pernah merasa yakin dengan apa yang anda lakukan. Untuk menurunkan risiko dan tingkat stres, banyak orang merasa untuk melakukan entry dan keluar dari sebuah posisi secara bertahap.


Sebagai contoh, jika posisi yang anda rencanakan adalah sebesar dua lot akun mini, anda bisa mengambil keuntungan pada satu lot dengan harga yang lebih konservatif, dan memutuskan untuk menggunakan Trailing Stop Loss pada lot sisanya. Jika Trailing Stop Loss anda ditetapkan untuk memicu posisi yang tidak lebih buruk dibandingkan titik keluar pertama anda, anda setidaknya telah mengunci laba yang lebih kecil sebagai skenario terburuk. Titik keluar ini setidaknya akan menghasilkan keuntungan sesuai dengan kerugian yang dialami pada lot pertama, sehingga memungkinkan anda untuk menetapkan risk:reward ratio 1:1 pada lot tersebut. Jika harga terus bergerak lebih tinggi, lot kedua dapat memberikan anda keuntungan tambahan meskipun tidak sebanyak jika anda membiarkan kedua lot berjalan menggunakan Trailing Stop ketika keluar pertama. Keamanan yang didapatkan biasanya datang dengan biaya pengembalian yang lebih rendah. Mengambil keuntungan secara parsial tidak hanya mengurangi tingkat stres, namun ini juga dapat membantu anda untuk membangun kepercayaan diri ketika anda belajar trading forex untuk pemula dan menemukan metode serta gaya yang cocok untuk anda.


Tidak seperti broker saham, biaya yang dikenakan oleh broker forex didasarkan pada spread (jumlah pip antara bid dan ask). Ini berarti bahwa broker forex menghasilkan uang dari volume trading anda (jumlah mata uang yang anda transaksikan) dibandingkan frekuensi trading, sehingga anda tidak perlu membayar berlebihan untuk menutup dan membuka posisi secara parsial. Seberapa sering anda menggunakan ini akan sangat bergantung pada kepercayaan diri anda terkait titik exit atau entry tertentu. Saat anda sangat percaya diri terhadap trading, anda cenderung membuka posisi secara penuh, dan membukanya hingga pergerakan harga benar-benar mencapai titik exit yang telah direncanakan.


Memahami Stop Loss dan Trailing Stop adalah penting. Namun jika anda membutuhkan bantuan, Platform MetaTrader 5 – Download MT5 – menawarkan 6 tipe order. Lebih dari itu, trainer kami juga dapat memberikan anda panduan yang tepat. Mulai bermain di akun demo forex, dan perhatikan bagaimana Stop Loss dan Trailing Stop dapat melindungi dan memaksimalkan keuntungan.


Anda dapat membuat sebuah EA Trailing Stop menggunakan Forex Robot Generator (Uji Coba GRATIS 14 Hari).


Terhubung dengan manajer yang sukses atau anda menjadi salah satunya - Platform Copy Trade Terbaik.


Hasilkan hingga $2000 per klien atau bagi hasil hingga 50% - Bermitra dengan AM Broker

Kategori :  Education